Kamis, 09 Oktober 2014

Tanda bahaya kehamilan,persalinan dan nifas

Tanda bahaya kehamilan,persalinan dan nifas

 Tanda bahaya pada kehamilan adalah tanda gejala yang menunjukkan ibu atau bayi yang dikandungnnya dalam keadaan bahaya, bila ada tanda bahaya, biasanya ibu perlu mendapat pertolongan segera
Kebanyakan kehamilan berakhir dengan persalinan dan masa nifas yang normal, namun 15 sampai 20 diantara 100 ibu hamil mengalami gangguan pada kehamilan, persalinan atau nifas. Gangguan tersebut dapat terjadi secara mendadak, dan biasanya tidak dapat diperkirakan sebelumnya (unpredictable disruption). Karena itu, tiap ibu hamil, keluarga dan masyarakat perlu mengetahui dan mengenali tanda bahaya. Tujuannya, agar dapat segera mencari pertolongan ke bidan, dokter, atau langsung ke rumah sakit, untuk menyelamatkan jiwa ibu dan bayi yang dikandungnya.

Ada 10 tanda bahaya yang perlu dikenali yaitu :

1.Ibu tidak mau makan dan muntah terus
Kebanyakan ibu hamil dengan umur kehamilan 1-3 bulan sering merasa mual dan kadang-kadang muntah, keadaan ini normal dan akan hilang dengan sendirinya pada kehamilan lebih dari 3 bulan. Tetapi bila ibu tetap tidak mau makan, muntah terus menerus, sampai ibu lemah dan tidak dapat bangun, maka keadaan ini berbahaya bagi keadaan janin dan kesehatan ibu (Depkes RI, 2001).
Penyebab kondisi ini adalah terjadinya hypersensitivity pada indra ibu sebagai akibat dari peningkatan kondisi hormonal dalam tubuh ibu, peningkatan sensitivitas pada sensorik ibu menyebabkan ibu kesulitan dalam mengkonsumsi makanan karena bau atau rasa yang tidak enak atau menyengat. Penatalaksanakan kondisi ini adalah dengan melakukan rawat inap dengan memberikan infus RL pada ibu hamil sampai dicapai keseimbangan cairan tubuh.

2.Berat badan ibu hamil tidak naik
Selama kehamilan berat badan ibu naik sekitar 9-12 kg, karena adanya pertumbuhan janin dan bertambahnya jaringan tubuh ibu akibat kehamilan. Kenaikan berat badan ibu biasanya terlihat nyata sejak kehamilan berumur 4 bulan sampai menjelang persalinan (Depkes RI, 2001). Bila berat badan ibu tidak naik pada akhir bulan keempat atau kurang dari 45 kg pada akhir bulan keenam.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh pertumbuhan janin mungkin terganggu¸kehidupan janin mungkin terancam. Ibu mungkin kekurangan gizi (kurang energi kronis atau KEK), mungkin juga ibu mempunyai penyakit lain, seperti batuk menahun malaria, dll yang perlu segera diobati (Depkes RI, 2001). Penatalaksanakan kondisi ini adalah dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk menentukan diagnosa penyebab tidak naiknya berat badan ibu.

3.Pendarahan

Pendarahan melalui jalan lahir pada kehamilan, persalinan dan nifas sering merupakan tanda bahaya yang dapat berakibat kematian ibu dan atau janin.
•Perdarahan melalui jalan lahir kehamilan sebelum 3 bulan dapat disebabkan oleh keguguran atau keguguran yang mengancam, ibu segera meminta pertolongan bidan atau dokter. Janin mugkin masih dapat diselamatkan, bila janin tak dapat diselamatkan ibu perlu mendapat pertolongan agar kesehatanya terjaga
•Perdarahan melalui jalan lahir disertai nyeri perut bawah yang hebat, pada ibu yang terlambat haid 1-2 bulan, merupakan keadaan sangat berbahaya. Kehidupan ibu terancam, ia harus langsung di bawa ke rumah sakit untuk diselamatkan jiwanya.
•Perdarahan pada kehamilan 7-9 bulan, meskipun hanya sedikit, merupakan ancaman bagi ibu dan janin. Ibu perlu segera mendapat pertolongan di rumah sakit
•Perdarahan yang banyak, segera atau dalam 1 jam setelah melahirkan, sangat berbahaya dan merupakan penyebab kematian ibu paling sering. Keadaan ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu kurang dari 2 jam, ibu perlu segera ditolong untuk menyelamatkan jiwanya.
•Perdarahan pada masa nifas (dalam 42 hari setelah melahirkan) yang berlangsung terus menerus, disertai bau tak sedap dan demam, juga merupakan tanda bahaya. Ibu harus segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit.

4.Bengkak pada tangan atau wajah, pusing dan dapat diikuti kejang

Dengan sedikit bengkak pada kaki atau tungkai bawah pada umur kehamilan 6 bulan ke atas mungkin masih normal, tetapi sedikit bengkak pada tangan atau wajah, apa lagi bila disertai tekanan darah tinggi dan sakit kepala (pusing), sangat berbahaya. Bila keadaan ini dibiarkan maka ibu dapat mengalami kejang-kejang. Keadaan ini disebut keracunan kehamilan atau eklamsi.
Keadaan ini sering menyebabkan kematian ibu serta lain, bila ditemukan satu atau lebih gejala tersebut, ibu harus segera meminta pertolongan kepada bidan terdekat untuk dibawa ke rumah sakit. Penatalaksanakan kondisi ini adalah dengan menekan tekanan peningkatan tekanan darah pada ibu jika belum mencapai fase kejang, melalui menjaga asupan makanan oleh ibu, sedangkan jika terjadi eklamsi yang ditandai oleh terjadinya kejang maka harus dilaksanakan penghentian kehamilan.

5.Gerakan janin berkurang atau tidak ada
Pada keadaan normal, gerakan janin dapat dirasakan ibu pertama kali pada umur kehamilan 4-5 bulan. Sejak saat itu gerakan janin sering dirasakan ibu. Janin yang sehat bergerak secara teratur, bila gerakan janin berkurang, melemah, atau tidak bergerak sama sekali dalam 12 jam, kehidupan bayi mugkin terancam.

6.Kelainan letak janin didalam rahim

Pada keadaan normal, kepada janin berada dibagian bawah rahim ibu dan menghadap kearah punggung ibu. Menjelang persalinan. Kepala janin turun dan masuk ke rongga panggul ibu. Kadang-kadang letak bayi tidak normal sampai umur kehamilan 9 bulan. Pada keadaan ini, ibu harus melahirkan di rumah sakit, agar ibu dan bayi dapat diselamatkan. Persalinan mungkin mengalami gangguan atau memerlukan tindakan Anjurkan Ibu /keluarganya untuk menabung.

Kelainan letak janin antara lain :

•Letak Sungsang : Kepala janin di bagian atas rahim

•Letak Lintang : Letak janin melintang di dalam rahim

Kalau menjelang persalinan terlihat bagian tubuh bayi dijalan lahir, misalnya tangan, kaki, atau tali pusat, maka ibu perlu segera dibawa ke rumah sakit.

7.Ketuban pecah dini
Biasanya ketuban pecah menjelang persalinan, setelah ada tanda awal persalinan, seperti mulas dan ketuban biasanya berwarna jernih kekuningan. Bila ketuban telah pecah dan cairan ketuban keluar sebelum ibu mengalami tanda-tanda persalinan, janin dan ibu akan mudah terinfeksi. Hal ini berbahaya bagi ibu maupun janin terdekat untuk dibawa ke puskesmas atau rumah sakit.

8.Penyakit ibu yang berpengaruh terhadap kehamilan
Kesehatan dan pertumbuhan janin dipengaruhi oleh kesehatan Ibu, bila ibu mempunyai penyakit yang berlangsung lama atau merugikan kehamilanya, maka kesehatan dan kehidupan janinpun terancam.

Beberapa penyakit yang membahayakan kehamilan antara lain :
•Penyakit jantung : Gejalanya ibu sering berdebar, mudah sesak nafas bila melakukan kegiatan ringan sehari-hari.
•Kurang darah (anemia) berat : Gejalanya pucat, lesu, lemah pusing dan sering sakit.
•TBC : Gejalanya batuk tidak sembuh-sembuh, nafsu makan kurang, berat badan turun, berkeringat pada malam hari.
•Malaria : Gejalanya demam menggigil secara berkala, lemah pucat.
•Infeksi pada saluran kelamin: Gejalanya tidak selalu nyata,misalnya keputihan, luka atau nyeri pada alat kelamin.
Ibu dengan keadaan tersebut harus diperiksa dan mendapat pengobatan secara teratur oleh dokter, anjurkan ibu dan keluarganya menabung untuk persiapan persalinannya nanti.

9.Persalinan lama
Persalinan berlangsung sejak ibu mulai merasa mulas sampai kelahiran bayi, persalinan tersebut biasanya berlangsung kurang dari 12 jam. Ibu yang melahirkan anak pertama. Bila bayi belum lahir lebih dari 12 jam sejak mulainya mulas, maka persalinan tersebut terlalu lama. Perlu dilakukan tindakan, ibu perlu mendapat pertolongan di rumah sakit untuk menyelamatkan janin dan mencegah terjadinya perdarahan atau infeksi pada ibu.

10.Demam tinggi pada msa nifas
Ibu yang pada masa nifas (selama 42 hari sesudah melahirkan) mengalami demam tinggi lebih dari 2 hari, dan disertai keluarnya cairan (dari liang rahim) yang berbau, mungkin mengalami infeksi jalan lahir. Pada keadaan ini cairan liang rahim tetap berdarah (lihat penjelasan tentang perdarahan). Keadaan ini mengancam jiwa ibu.

Selasa, 07 Oktober 2014

MERAIH IMPIANKU :)

WWW.METAUTAMIUTAMI.BLOGSPOT.COM

#Meraih impianku#

 

Perjalanan hidup itu memang tidak semuda membalikan telapak tangan memang benar sii kata pepatah tersebut,,, seperti itu juga pengalaman yang saya alami.

Ketika ujian nasional telah berlalu dan tibalah  waktunya pengumuman hasilnyaaaa dan alhamdulillah saya lulus UN (Ujian nasional) tapi tidak hanya kegembiraan yang saya rasakan, kegalauan juga saya rasakan pada saat ini karena saya bingung mau pilih jurusan apa pada perguruan tinggi. Well,,,, akhirnya saya memantapkan hati untuk memilih jurusan kedokteran tetapi saya tau kok jurusan kedokteran itu tidak mudah yg kita pikir orang-orang yg lulus seleksi kedokteran adalah orang-orang pilihan dan mempunyai kemampuan yg tidak diragukan, tapi pada saat ini saya tidak down walaupun saya tahu orang-orang yang mengikuti seleksi ini adalah orang-orang  pilihan semua dan jauh lebih pintar dari saya,, owwww Nooooo!!

Keyakinan dan semangat dalam diriku tidak pernah padam selagi hal tersebut belum saya dapatkan dan belum saya coba maka saya tidak akan pernah menyerah, itulah prinsip yang selalu saya tanamkan dalam diriku  FIGHTINGGGGG,,,,, belajar dan terus belajar demi mencapa cita-citaku apapun hasilnya hanya allah yang mengatur yang penting saya harus melakukan yg terbaik untuk masa depanku agar kelak tidak ada lagi penyesalan dalam hidupku.

Sebulan kemudian, tibalah waktunya seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SMPTN) dengan bermodal BISMILLAH saya mengikuti seleksi tersebut dengan harapan saya bisa lulus dan mendapatkan hasil yg terbaik, Amienn

Beberapa bulan kemudian pengumuman hasil SMPTN di umumkan melalui media online dengan hati yang cemas dan pikiran yang tidak karuan saya harus memberanikan diri melihat hasil perjuanganku selama ini, tetapi allah telah memiliki rencana tersendiri buat diriku dan tidak merestu aku berada di dunia kedokteran, dan dengan perasaan kecewa dan hati yang hacur melihat tulisan di layar monitor labtop saya yg berisi kata-kata yg menunjukan kalau saya tidak lulus L

Dan pada akhirnya saya selalu murung dan masih sulit menerima kenyataan, tetapi keluarga saya selalu mensupport agar berlapang dada dan memilih jurus kebidanan. Tapi hati ini belum ikhlas dan tak mau menyerah begitu saja dari dunia kedokteran. Pada saat ini saya juga mengalami stress hampir saja saya tidak mau lagi kuliah pokoknya ngotot mau tetap dikedokteran walaupun saya haru menunggu beberapa tahun lagi kesempatan itu akan datang, tetapi berkat nasehat dan support dari keluargaku serta petunjuk dari allah swt akhirnya saya menemui titik terang. Akhirnya hatiku menetapkan untuk mau masuk kebidanan saya juga berpikir bidan sama dokter tidak jauh bedah sama-sama dunia kesehatan juga toh , hehehehe

Dengan semangat baru saya melangka mencoba untuk mendaftar di salah satu stikes di kota palembang tepatnya di Stikes Aisyiyah Palembang, tetapi betapa terkejutnya saya setelah sampai di kampus tersebut suasana disana sangat nyaman dan bersih  kampus hijau yang begitu nyaman untuk menimba ilmu. Alhamdullah hati saya semakin yakin untuk memilih kampus ini untuk masa depanku

#Masa PPS (Pengenalan program study)

Tidak terasa masa PPS telah tiba, kamipun harus berhadapan dengan kakak senior yang kejam dan penuh kedisiplinan, tetapi alhamdulillah masa-masa itu bisa saya lewati meskipun harus penuh dengan perjuangan. Tau gak ?untuk melewati 3 hari PPS serasa harus melewati 1000 tahun,

Seminggu kemudian kami harus memasuki asrama putri stikes aisyiyah karena kami diwajibkan tinggal di asrama selama 1 tahun, sebenarnya masih untung sih gak 3 tahun. Tapi tetap saja yang namanya kehidupan asrama tidak enak meskipun hanya 1 tahun, begitu beratnya hati ini untuk memasuki suasana asrama yang penuh dengan aturan dan kedisiplinan dari bunda asrama tangisanku semakin menjadi-jadi ketika harus berpisa dengan keluarga tercinta ditambah lagi tidak boleh membawa handpone, dan labtop. Menyedihkan bukan.....???bayangkan bagaimana bisa berkomunikasi dengan keluarga kalau handpone saja tidak punya. Apalagi harus menjalani masa-masa karantina yg tidak boleh keluar dari asrama selama 2 bulan L

Pada masa ini saya benar-benar diuji saya sempat berpikir untuk mundur dari stikes aisyiyah dan tidak sanggup lagi untuk menjalanin kehidupan asrama, tepatnya pada BM(Bermalam dirumah) minggu pertama saya tidak mau lagi pulang ke asrama saking tidak nyamannya say hidup di asrama sehingga saya menyampaikan maksud saya kepada orang tua saya untuk pindah ke stikes yang tidak mewajibkan untuk tinggal di asrama, kedua orang tua saya akhirnya menyetujui permintaanku karena tidak sanggup melihat kesedihanku yang selalu menangis bila diminta untuk kembali ke asrama stikes aisyiyah. Proses demi proses saya lalui akhirnya tetap saja saya tidak bisa pindah ke stikes lain karena ada persyaratan yg tidak bisa dipenuhi.

Kurang lebih 1 bulan saya tidak kembali ke asrama dan direkturpun menelpon saya agar segera kembali ke kampus agar tidak ketinggalan mata kuliah yg terus berjalan selama saya tidak masuk, dengan support dan nasehat dari keluarga saya akhirnya saya memilih kembali ke asrama akbid aisyiyah meskipun dengan berat hati satu tekat saya apapun yg terjadi saya harus hadapi demi membahagiakan kedua orang tuaku, tepatnya malam jumat pada saat teman-teman saya melakukan pengajian bersama di lapangan stikes sayapun tiba di asrama. Dengan kagetnya mereka melihat saya kembali lagi k asrama, tapi dengan cuek saya tetap saja melanjutkan langkaku untuk kembali ke stikes tersebut walaupun kalau mau dipikirkan malu siii udah pergi kok balik lagi #hahhaha

           

besok paginya sayapun mulai mengikuti proses belajar mengajar seperti biasanya lagi walaupun kehidupanku asrama tidak enak tapi aku harus semangat dan buktikan pada mereka bahwa aku bisa berhasil, tidak terasa tingakat l, dan ll telah saya lalui dengan nilai yang memuaskan alhamdullilah sekarang saya sudah tingkat lll semester V dengan penuh harapan di 2015 nanti saya bisa wisuda dan menyandang gelar Am.Keb Amiennnnnn......

Dan tidak hanya sebatas Am.keb insyak allah Saya akan melanjutkan study lagi bila kesempatan itu masih ada dan semoga suatu saat saya bisa menghasilkan uang sendiri agar aku bisa melanjutkan studyku. Amiennnnn.......